Cibinong – Dalam rangka memperingati hari lahir Komite Nasional Pemida Indonesia (Harlah KNPI) ke – 52, Korp Alumni KNPI Kabupaten Bogor menggelar sarasehan di Pendopo Bupati Bogor, Jumat (25/7). Acara dikemas dengan nuansa kekeluargaan, suasana semakin hangat karena dihadiri oleh penguris KNPI dari masa kemasa.
Selain para mantan pengurus dari generasi ke generasi juga hadir sejumlah tokoh penting yang pernah menduduki jabatan strategis di pemerintahan seperti mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin, Mantan Pj. Bupati Ciamis , Asep Engkus Sutisna , dan juga sejumlah mantan Anggota Dewan serta yang masih aktif menjabat sampai sekarang.
Sebagai ketua Korps Alumni KNPI Kabupaten Bogor, Asep Engkus Sutisna, dalam sambutannya menyampaikan kiprah kader KNPI Kabupaten memiliki kontribusi yang cukup signifikan terhadap pembangunan dan dominasi terhadap arah kebijakan pemerintah Kabuoaten bogor. Termasuk ikut mendukung terealisasinya program pemerintah pusat.
Pada kesempatan itu, untuk menyelaraskan progran pemerintah pusat, dalam sambutannya Kang Engkus menyampaikan bahwa alumni KNPI akan mendorong pemerintah Kabipaten Bogor untuk membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bergerak di bidang pangan atau ‘BUMD Pangan’
“Pemerintah pusat saat ini sedang berkonsentrasi pada swasembada pangan, untuk memperkuat program itu, saya berharap KNPI ikut ambil bagian menjadi motor penggerak dengan segera mendorong pemerintah Kabuoaten Bogor untuk segera membentuk BUMD Pangan.” Kata Engkus.
Dia menambahkan, BUMD Pangan nantinya akan bersinergi dengan progran pemerinta , Makan Bergizi Geratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih (KMP). “BUMD Pangan adalah langkah kongkrit mendukung program pemerintah pusat MBG dan KMP.” Tegas Engkus.
Mendukung rencana yang dilontarkan Kang Engkus, Mantan Bupati Bogor yang juga mantan ketua KNPI, Rachmat Yasin, dalam sambutannya mengatakan sejauh ini KNPI lebih banyak berkiprah di bidang politik , menurutnya kader KNPI harus terus berinovasi dan tidak berkonsentrasi pada satu bidang saja. “Jangan kita hanya berkiprah dan membahas politik saja, alangkah baiknya berinovasi lain dibidang pertabian, dengab menciptakan lapangan pelerjaan yang kuas bagi masyarakat. “ Kata pria yang akrab disapa RY ini.
KNPI bergerak dibidang pertanian bukan berarti juga harus pegang cangkul, membajak sawah atau menanam padi, tetapi bisa juga menjadi manager yang mampu membuka peluang pasar, permodalan dan meningkatkan produktivitas pertabian. Masih kata RY .
Dalam kesempatan yang sama, Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Egi Ghunadi Wibawa, sangat mendukung program tersebut. Dia mengaku akan segera segera membahas secara informal bersama anggota dewan lainnya sebelum rencana tersebut dibahas secara formal. “Saya sangat menyambut positip program BUMD Pangan, secepatnya akan saya bicarakan dengan kawan kawan di dewan .” Katanya .





