Jabarcyber.com – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, sudah meresmikan operasional Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya rute Padalarang – Leuwi Panjang di kawasan Kota Baru Parahyangan. Kehadiran transportasi massal, layak untuk diapresiasi.
Hal ini diungkapkan Anggota Komisi IV DPRD Jabar, Ir . Prasetyawati, MM, dalam keterangannya kepada media ketika dimint tanggapannya atas peluncuran angkutan umum, jenis BRT, Minggu, 27 Agustus 2023.
Prasetyawati, dalam keterangannya mengatakan saat ini, kebutuhan transportasi masyarakat terus meningkat. Ini disebabkan pertumbuhan penduduk yang terus meningkat serta geliat pembangunan di berbagai sektor yang terus meningkat sehingga mobilitas masyarakat terus meningkat.
Keadaan demikian, menyebabkan kepadatan lalu lintas tinggi, tentunya kawasan perkotaan menjadi pusat kemacetan karena pusat kegiatan pembangunan banyak terpusat di perkotaan.
“jadi sarana transportasi massal merupakan solusi konkrit untuk mengatasi persoalan itu”, kata Prasetyawati.
Prasetyawati, dalam keterangannya mengatakan saat ini, DPRD Jabar bersama Pemprov. Jabar tengah concern menerbitkan regulasi baru berupa Perda tentang Penyelenggaraan Perhubungan.
Dalam rancangan Ranperda tersebut, sebagai Perda revisi dari Perda sebelumnya, hal yang harus diwujudkan dalam bidang perhubungan yaitu hadirnya sarana transportasi yang bisa mengantisipasi dampak sosial salah satunya kemacetan lalu lintas serta mengurangi beban polusi.
“Hadirnya BRT dengan menggunakan bahan bakar listrik, dapat mengurangi polusi sehingga lingkungan dapat terjaga kebersihannyadari pencemaran” , jelas Prasetyawati.
Harapan ke depan, di kawasan perkotaan lainnya dengan jumlah penduduk banyak serta geliat pembangunan juga meningkat, Transportasi massal dengan menggunakan bahan bakar listrik juga bisa diluncurkan, misalnya di wilayah Bodebek, tutup Prasetyawati mengakhiri penjelasannya.





