Bogor JC – Managemen SDIT Raudlatul Jannah (RJ), di Jalan Veteran III RT 3 RW 3, Desa Banjar Wangi Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor kisruh. Hal ini berakibat pada kegiatan belajar mengajar di sekolah itu terganggu.
“Kegiatan belajar mengajar terganggu karena terjadi konflik internal di yayasan. Ujar wali murid yang minta namanya tidak disebutkan. Sabtu. (16/8)
Karena terganggunya kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut, wali murid mengaku resah dengan perkembangan belajar putra putrinya, mereka berharap segera ada tindakan tegas dari pemerintah terhadap peristiwa yang terjadi di SDIT RJ. “Kami akang mengadu ke Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor agar segera melakukan tindakan dan melakukan langkah untuk keberlanjutan pendidikan putra putri kami. “ ujar wali murid.
Dihubungi melalui telepon genggamnya , Ketu Komite Sekolah RJ tidak mau memberikan komentar, dia mengaku harus mempertimbangkan dari segi hukum.
Dilangsir dari bogor sportif, Sebelumnya diberitakan Direktur Lembaga Pendidikan Islam Terpadu (LPIT) RJ berinisial JS menerapkan kebijakan yang semena-mena dan membuat sektar 50 guru SDIT RJ yang telah mengabdi selama puluhan tahun berencana untuk mengundurkan diri secara massal.
Kamis (15/8/2025) para guru dimediasi oleh komite sekolah untuk bertemu dengan pihak yayasan dan direktur di sekolah. Namun baik yayassn maupun direktur tidak berani menemui mereka.
Komite sekolah bersama orang tua murid berencana menggelar aksi damai secara bersama-sama pada Selasa (19/8/2025) untuk menyuarakan sejumlah tuntutan.
Poin utamanya adalah meminta pihak yayasan memecat JS sebagai Direktur LPIT RJ.
(Tim)





