Cibinong – Ketua DPRD Rudy Susmanto mengultimatum Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan agar segera mengisi kekosongan jabatan di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Terlebih jelang habisnya masa jabatan Iwan pada akhir 2023, serta adanya aturan dimana enam bulan sebelum habis masa jabatan kepala daerah dilarang mengambil kebijakan strategis.
Melihat kondisi tersebut, Rudy mengingatkan Pemkab Bogor untuk menyiapkan sumber daya manusia untuk mengisi jabatan strategis di kursi pemerintahan daerah.
Sebab, pada 2022 saja mulai dari kepala seksi, kepala bidang, sekrearis dinas hingga kepada dinas pada satuan perangkat kerja daerah (SKPD) di Kabupaten Bogor, kurang lebih mengalami kekosongan sebanyak 65 kursi.
“Ditambah tahun 2023 kemungkinan hampir totalnya 70, dari awal kami intens menyampaikan bahwa segera persiapkan SDM terkait beberapa jabatan strategis SKPD,” kata dia.
Menutnya, pemerintah daerah harus sudah bersiap dari sekarang, sebab, jika mengacu pada peratutan pemerintah (PP) yang ada, di mana enam bulan sebelum kepemimpinan kepala daerah berakhir, maka tidak boleh mengambil langkah kebijakan strategis.
Dengan sisa waktu kepemimpinan kepala daerah yang semakin mepet dengan akhir masa jabatan, ia meminta kepada kepala daerah yang saat ini dipegang oleh pelaksana tugas (Plt) bupati, agar segera mengambil langkah untuk mengisi kekosongan.
“Walaupun nanti diangkat sebagai bupati definitif, sama halnya dengan plt kembali, sedangkan kita di 1 Januari 2024 akan dipimpin oleh penjabat (Pj) bupati,” katanya.
“Kalaupun kondisinya saat ini masih plt, tentu bisa mengambil sebuah langkah apabila calonnya sudah direkomendasikan oleh BKPSDM, segera bersurat ke Kemendagri,” sambung Rudy.
Ia juga meyakini, banyak SDM yang mumpuni untuk mengemban tugas dengan posisi yang strategis dilingkup pemerintahan Kabupaten Bogor.
Jika tidak dipersiapkan sejak saat ini dan terus dibiarkan kosong, ia khawatir akan menggangu jalannya roda pemerintahan yang akan berdampak kepada pelayanan masyarakat khususnya Kabupaten Bogor.
“Jadi kami berharap harap, walaupun dipimpin plt hari ini, seluruh jabatan-jabatan strategis jika tidak segera diisi tentu akan mengganggu pelayanan-pelayanan terhadap masyarakat,” ungkapnya.





