Bogor – LKP Satu Visi Manajemen resmi menjalin kerja sama dengan Akademi Kebidanan (AKBID) Prima Husada Bogor melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dalam penyelenggaraan program Pelatihan Baby Spa & Mom Treatment berbasis kewirausahaan, Selasa (13/5/2026).
Kerja sama ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa kebidanan, perawat, serta dosen untuk memperoleh pelatihan kewirausahaan yang aplikatif guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam membuka peluang usaha di bidang pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Pimpinan LKP Satu Visi Manajemen, Maman Suryaman, menyampaikan bahwa program ini hadir sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menciptakan lulusan tenaga kesehatan yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menjadi pelaku usaha mandiri.
“Harapannya, lulusan nantinya tidak lagi hanya berorientasi mencari pekerjaan setelah lulus, tetapi mampu membangun usaha sendiri serta membuka lapangan pekerjaan di daerahnya masing-masing. Ini menjadi langkah nyata dalam mencetak entrepreneur di bidang kebidanan dan pelayanan kesehatan,” ujarnya.
Melalui pelatihan Baby Spa & Mom Treatment, peserta akan dibekali keterampilan pelayanan komplementer yang saat ini memiliki prospek besar di industri kesehatan dan kecantikan ibu serta bayi. Selain keterampilan teknis, peserta juga akan mendapatkan pemahaman mengenai pengelolaan usaha, strategi pemasaran, hingga pengembangan layanan berbasis kebutuhan masyarakat.
Kerja sama ini juga dilandasi kesamaan visi antara LKP Satu Visi Manajemen dan AKBID Prima Husada Bogor, yakni menghasilkan lulusan ahli madya kebidanan yang unggul dalam pelayanan komplementer pada asuhan kebidanan ibu dan anak serta memiliki jiwa kewirausahaan.
Pihak AKBID Prima Husada Bogor menyambut baik kolaborasi tersebut sebagai upaya meningkatkan kualitas lulusan agar mampu bersaing di era modern sekaligus menjadi pencipta lapangan kerja di sektor kesehatan.
Dengan adanya kerja sama ini, kedua institusi berharap dapat menciptakan generasi tenaga kesehatan yang inovatif, mandiri, dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui pengembangan usaha pelayanan kesehatan berbasis kompetensi.(Adv)





